SD Nurul Qarnain Peringati Isra Mikraj Nabi Muhammad dengan Cerita dan Penjelajahan

Jember – Rabu (1/3/2023) Sekolah Dasar Nurul Qarnain Peringati Isra wal Mikraj Nabi Muhammad Saw di Auditorium KH. Yazid Karimullah. Acara ini dimulai pukul 07.30 WIB yang dibuka secara seremonial oleh master of ceremony, Bapak  Ahmad Yulianto, S.Pd.I dengan pembacaan ummul Quran.

Dilanjutkan dengan sambutan oleh Kepala Sekolah SD Nurul Qarnain, Bapak H. Humaidi, S.Pd.I. Dalam sambutannya, ia menyampaikan ucapan terimakasih kepada panitia yang sudah merelakan tenaga dan pikiran untuk menyukseskan acara tersebut. Selain itu, ia juga menjelaskan secara singkat makna Isra wal Mikraj.

“Isra adalah perjalanan Nabi Muhammad Saw dari Masjidil Haram di Makkah ke Masjidil Aqsa di Palestina. Sedangkan Mikraj adalah perjalanan Rasulullah Saw dari Masjidil Aqsa naik ke langit ketujuh hingga ke Sidratul Muntaha untuk bertemu Allah. Luar biasanya, peristiwa Isra Mikraj ini, sampai-sampai hingga saat ini belum ada satu ilmu pengetahuan modern yang dapat memecahkan misterinya. Oleh karena itu, sebagai generasi muda Islam, kita harus tahu sejarah Isra Mikraj yang tertulis di dalam al-Quran sebagai salah satu mukjizat Rasulullah Saw tersebut. Maka dengan ini, tujuan peringatan Isra Mikraj di sekolah ini adalah agar anak-anak kita dapat mengenal agamanya secara lebih baik melalui sejarah,” tuturnya di depan para hadirin.

Sambutan Kepala Sekolah, Bapak H. Humaidi, S.Pd.I.

Acara dilanjut dengan tawasul bersama yang dipandu oleh Bapak Elis AM, S.Pd.I. Usai itu, pembacaan shalawat Nabi oleh Ibu Intan Nurlaili yang diikuti oleh semua guru dan murid. Acara inti diisi oleh Bapak Jaka Siswono, S.Pd.I yang biasa dikenal dengan sebutan Kak Jaka.

Pencerita muslim Indonesia dari Jember ini menceritakan terjadinya peristiwa Isra wal Mikraj dengan detail dan humoris. Sehingga siswa-siswi SD Nurul Qarnain sangat senang mendengarkannya. Terlihat dari mereka yang tertawa dengan girang melihat kelucuan Kak Jaka saat menjelaskan tentang peristiwa Isra wal Mikraj Nabi Muhammad Saw.

“Nabi Muhammad adalah Nabi yang mulia. Abdullah nama ayahnya. Aminah ibundanya. Abdul Muthallib kakeknya. Abu Thalib pamannya. Khadijah istri setia ….” Kak Jaka memulai ceritanya dengan beberapa pantun dan nyanyian Islami tentang nama-nama keluarga Nabi Muhammad.

Pada tanggal 27 Rajab tahun 11 Hijriah terdapat peristiwa agung bernama Isra Mikraj. Malaikat Jibril diutus oleh Allah untuk menemui Nabi Muhammad Saw. Malaikat Jibril membawa Nabi Muhammad dari Masjidil Haram di Makkah ke Masjidil Aqsa di Palestina dengan mengendarai Buraq.

“Buraq ini di surga bukan cuma satu sehingga insya Allah ketika kita masuk surga bisa menaiki buraq juga,” terang Kak Jaka.

Meskipun dalam keadaan sedang bersedih, Nabi Muhammad Saw dengan senang hati menjalani perintah dari Allah. Dalam perjalanan Mikraj, saat menuju langit, Nabi berjumpa dengan Nabi-Nabi sebelumnya. Di langit pertama, beliau berjumpa Nabi Adam As. Di langit kedua, beliau berjumpa Nabi Isa As. dan Nabi Yahya As. Di langit ketiga, berjumpa Nabi Yusuf As. Di langit  keempat, berjumpa Nabi Idris As. Di langit kelima, berjumpa Nabi Harun As. Di langit keenam, berjumpa Nabi Musa As. Dan terakhir, di langit ketujuh, berjumpa Nabi Ibrahim As.

Saat menghadap kepada Allah Swt, Nabi Muhammad Saw mendapat perintah salat. Awalnya 50 waktu, akhirnya menjadi 5 waktu. Dengan penuh ikhlas dan kesabaran Nabi Muhammad Saw membawa kewajiban salat itu kepada umatnya.

“Semoga dengan peringatan Isra wal Mikraj ini, kita semua dapat mengambil hikmah utamanya, yakni kewajiban salat. Jangan meninggalkan salat. Sabarkan hati dan berdoalah meminta pertolongan hanya kepada Allah. Sesungguhnya Allah adalah sebaik-baik penolong umat-Nya. Semoga kita semua dapat menjadikan Nabi Muhammad sebagai suri teladan kita. Aamiin yaa Rabbal ‘Aalamiin,” tutur Kak Jaka.

Kak Jaka menyerahkan doorprize kepada siswa SD Nurul Qarnain

Usai menjelaskan peristiwa Isra Mikraj, Kak Jaka memberikan doorprize kepada siswa-siswi yang bisa menjawab pertanyaan darinya. Raisa, Nizam, Dhiya’, Bilqis Rayhana, Ulya Khanza, dan Fatan merupakan nama-nama yang bisa menjawab pertanyaan Kak Jaka dan mendapat hadiah darinya.

Acara ditutup dengan doa oleh Kak Jaka. Usai berdoa acara dilanjutkan dengan outbound  (penjelajahan belajar memahami wahyu perintah salat dari Allah Swt) oleh kelas 4, 5 dan 6 yang dikemas dengan pembagian cerita per-pos.

Siswa menerima materi di pos penjelajahan

Setiap pos dijaga oleh dewan guru yang bertugas. Pos ini dibagi menjadi 10 titik. 14 kelompok secara bergantian mengikuti penjelajahan belajar tersebut dengan merangkum materi yang sudah bapak ibu guru jelaskan melalui media banner. (*)

===========================

Pewarta: Fita Lalia

Editor: Fathorrozi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *